PATI — suarakendeng.com. Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati mulai mendapat sorotan dari elemen masyarakat. Laskar Pangan Indonesia (LPI) Kabupaten Pati menegaskan kesiapan untuk bermitra dengan pemerintah sekaligus ikut mengawal pelaksanaan program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LPI Kabupaten Pati, Subandi, mengatakan keterlibatan masyarakat diperlukan dalam mengawal program pangan dan pemenuhan gizi yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Menurutnya, program SPPG tidak cukup hanya dijalankan secara administratif. Pelaksanaan di lapangan juga perlu mendapat perhatian agar tujuan program tidak berhenti pada laporan dan seremonial.
“LPI Kabupaten Pati siap bermitra dengan pemerintah untuk ikut mengawal pelaksanaan SPPG. Pengawasan dilakukan secara konstruktif agar program berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Subandi, Senin (5/10/2026).
Bukan Sekadar Bermitra, LPI Siap Mengawal
Pernyataan LPI tersebut menjadi penting di tengah pelaksanaan program pemenuhan gizi yang membutuhkan ketepatan sasaran, tata kelola yang baik serta pengawasan berkelanjutan.
LPI menempatkan diri sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat memberikan pengawasan konstruktif terhadap pelaksanaan program.
Artinya, kemitraan yang ditawarkan bukan sekadar hubungan formal dengan pemerintah, melainkan membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut melihat bagaimana program tersebut berjalan di lapangan.
Jika program menyangkut kebutuhan dan gizi masyarakat, maka pengawasan publik juga tidak boleh dianggap sebagai gangguan. Justru transparansi menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan sebagaimana mestinya.
LPI: Manfaat Harus Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Subandi menilai pemenuhan gizi merupakan salah satu program strategis yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Karena itu, keberhasilan SPPG tidak hanya dapat diukur dari berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat penerima.
LPI Kabupaten Pati pun menyatakan siap mengambil bagian dalam pengawalan tersebut dengan pendekatan konstruktif dan tetap mengedepankan ketentuan yang berlaku.
Pesannya jelas: program besar harus dibarengi pengawasan yang kuat. Jangan sampai anggaran dan kebijakan berjalan, sementara suara masyarakat justru tertinggal di belakang.
LPI kini menyatakan siap berdiri sebagai bagian dari masyarakat yang ikut mengawal agar pelaksanaan SPPG di Kabupaten Pati berjalan tepat sasaran, sesuai ketentuan dan benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat. ( Redaksi )












