Solo – suarakendeng.com. Penantian panjang Safin Pati FC U-15 akhirnya berbuah manis. Tim muda asal Kabupaten Pati itu sukses merebut gelar juara Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 kategori U-15 setelah menundukkan Fortuna PFA Sukoharjo dengan skor 2-0 dalam partai final di Lapangan Kota Barat, Solo, Minggu (30/8/2026) pagi.
Gelar tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kegagalan yang masih membekas. Dua tahun lalu, ketika berlaga di kategori U-13, para pemain Safin Pati harus menerima kenyataan pahit setelah kalah di partai final dari Terang Bangsa.
Kini, cerita itu berubah.
Dengan mental yang lebih matang dan motivasi berlipat, Safin Pati tampil ngotot sepanjang pertandingan. Laga berlangsung sengit dalam format 2×40 menit, dengan kedua tim sama-sama berusaha membuka keunggulan.
Kebuntuan akhirnya pecah. Kapten Safin Pati FC U-15, Akbar Agil Saputra, menjadi salah satu aktor penting kemenangan timnya dengan mencetak gol pembuka.
Fortuna PFA Sukoharjo berusaha mengejar ketertinggalan. Namun pertahanan Safin Pati mampu menjaga keunggulan hingga memasuki penghujung pertandingan.
Drama kemudian terjadi pada masa injury time.
Sunan Wahid Ramadhan mencetak gol kedua pada menit ke-82, hanya satu menit menjelang pertandingan berakhir. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan 2-0 dan mengunci Safin Pati FC U-15 sebagai kampiun Piala Soeratin Jawa Tengah 2026.
Kegagalan Dua Tahun Lalu Jadi Bahan Bakar
Pelatih Safin Pati FC U-15, Dimas Agung Wibowo, mengungkap bahwa pengalaman pahit di final dua tahun lalu menjadi salah satu bahan bakar utama perjuangan anak asuhnya.
“Anak-anak sangat termotivasi untuk menang. Karena pengalaman anak-anak dua tahun yang lalu ketika mereka di U-13, mereka kalah di final dengan Terang Bangsa,” ujar Dimas seusai pertandingan.
Dimas kemudian menanamkan pesan sederhana kepada pemainnya: jangan biarkan sejarah buruk kembali terulang.
“Saya motivasi anak-anak, jangan sampai kejadian dua tahun lalu terulang lagi. Kalau bisa kalian juara. Dan alhamdulillah hari ini kita diberi kemenangan,” katanya.
Bagi Dimas, keberhasilan tersebut bukan semata-mata hasil strategi permainan. Mentalitas menjadi fondasi penting yang terus dibangun sejak persiapan.
“Kunci sukses kita selalu menanamkan kepada anak-anak rasa ingin menang, tanggung jawab, berani dan ikhlas dalam setiap anak-anak bermain,” tegasnya.
Dari Jawa Tengah Menuju Panggung Nasional
Perjalanan Safin Pati FC U-15 belum selesai. Gelar juara Jawa Tengah justru membuka tantangan yang lebih besar: putaran nasional Piala Soeratin.
Manajemen dan tim pelatih kini harus mempersiapkan skuad menghadapi persaingan yang lebih berat.
Dimas mengatakan evaluasi akan segera dilakukan, termasuk kemungkinan menambah pemain untuk memperkuat sejumlah posisi yang dinilai masih membutuhkan tambahan tenaga.
“Kemungkinan nanti beberapa kita ada penambahan jumlah pemain, karena kemarin pemain tersebut ada terkendala dengan administrasi. Jadi kesempatan nasional ini kita maksimalkan untuk pos-pos yang kurang itu,” terang Dimas.
Safin Pati Berpeluang Borong Gelar
Kesuksesan U-15 juga menjadi momentum penting bagi Safin Pati FC secara keseluruhan.
Sebelum final U-15, Terang Bangsa Semarang U-13 lebih dahulu menjadi juara setelah mengalahkan Persijap Jepara Jr dengan skor 1-0. Gol kemenangan Terang Bangsa dicetak Fabian Candra Alfaris pada menit ke-16.
Sementara itu, perjuangan Safin Pati belum berakhir.
Final Piala Soeratin Jawa Tengah kategori U-17 dijadwalkan berlangsung Minggu sore, mempertemukan Safin Pati FC kontra PSCL Cilacap.
Jika kembali meraih kemenangan, Safin Pati berpeluang menambah koleksi gelar sekaligus menjadikan hari ini sebagai salah satu pencapaian terbesar sepak bola usia muda Pati.
Satu gelar sudah di tangan. Satu final lagi menanti.
Kini publik Pati tinggal menunggu: apakah Safin Pati mampu kembali naik podium dan membawa pulang lebih dari satu gelar Piala Soeratin Jawa Tengah 2026?
( Redaksi )












